Perubahan Medan Magnet Bumi Besar Lengan Berkuasa Terhadap Data Google Maps?

Sejumlah jago geomagnetik dunia panik sebab pergerakan kutub magnet utara bumi. Hal tersebut menciptakan medan magnet Bumi menjadi berubah. Kutub magnet utara bumi sedang bergerak dari Samudra Arktik yang menyentuh wilayah Kanada menuju Siberia, Rusia dengan kecepatan di luar dugaan.

Imbasnya para jago harus merivisi World Magnetic Model. Nah, model medan magnet bumi sangat berkhasiat dalam memberi citra luas untuk keperluan navigasi. Terutama yang berkaitan dengan navigasi pesawat terbang dan kapal bahari seta data untuk Google MapsĀ lho bung.

Ada juga yang menyebutkan jika melemahnya medan magnet bumi yang diikuti oleh pertukaran arah utara dan selatan akan menimbulkan bumiĀ telanjang. Telanjang yang dimaksud di mana bumi akan gampang mendapatkan serangan material-material ledakan yang terjadi pada atmosfer matahari.

Pada laman resmi NASA, dijelaskan jika melemahnya medan magnet akan diikuti dengan mengecilnya radiasi Matahari terhadap bumi. Masih ada atmosfer yang cukup tebal dalam memperlihatkan sumbangan terhadap partikel-partikel dari matahari.

Badan Antariska Amerika Serikat juga menyampaikan jika Aurora akan muncul di ketinggian yang lebih rendah dari biasanya dikala pertukaran kutub magnet terjadi. NASA pun menegaskan fenomena ini tidak mengakibatkan efek yang mematikan.

Jadi bung, apabila suatu waktu bung menemukan ada yang aneh dengan kompas, Google Maps, atau Waze yang memperlihatkan terbalikanya arah utara dan selatan jangan panik. Lebih baik bung terbang ke Selandia Baru atau Australia sebab sanggup menikmati aurora yang indah di sana.