Jalani Bromance Yang Tak Lekang Waktu

Menjalani sebuah pertemanan antar kaum adam, memang selalu dibebani tanda tanya. Mulai dianggap melenceng, hingga dicurigai tak doyan perempuan. Padahal berdasarkan Penelitian dalam jurnal Men and Masculinities di tahun 2014, setidaknya satu orang laki-laki mempunyai seorang sahabat laki-laki yang selalu dijadikan daerah bercerita atau membuatkan mengenai segala aspek kehidupannya. Dan 28 dari 30 laki-laki mengakui mereka lebih suka bercerita perihal duduk kasus langsung dengan sahabatnya, bukan pasangannya.

Untuk itu bung tak boleh kalah hanya alasannya ialah cibiran, perihal pertemanan yang kita jalankan. Abaikan yang semua orang bilang dan tetap jalani Bromance sesuai keinginan. Lagipula, relasi menyerupai ini ialah sesuatu yang lumrah. Tak ada yang harus bung jadikan beban. Agar lebih memantapkannya, cobalah lakoni hal-hal yang tak biasa dengan mitra yang bung punya.

Nonton Bola Bareng Tak Boleh Dilewatkan

Menjalani sebuah pertemanan antar kaum adam Jalani Bromance Yang Tak Lekang Waktu

Kecintaan pada sepak bola, memang selalu menyatukan banyak pria. Walau sering berselisih paham, perihal tim mana yang patut dibanggakan. Hal lain yang lebih penting ialah kebersamaan. Yap, Nobar jadi salah satu alasan untuk bisa bertemu, menyambung silahturahmi dan bercerita hal-hal baru.

Di momen ini bung bisa merangkai cerita, aneka macam kisah apa saja yang sudah dialami sesudah sekian usang mungkin tak jumpa. Mulai dari membahas berita-berita sepak bola, politik, hingga pembahasan tak penting lainnya. Kaprikornus ajang yang menyatukan, nonton bola bareng selalu jadi sesuatu yang berkesan.

Walau Hanya Sekali Seumur Hidup, Cobalah Mendaki Gunung Bersama

Menjalani sebuah pertemanan antar kaum adam Jalani Bromance Yang Tak Lekang Waktu

Kami paham bung, tak semua mitra memang suka berpetualang ke alam bebas. Tapi untuk yang satu ini, boleh bung coba bersama. Lagipula, negara kita punya gunung dengan ketinggian yang cukup beragam. Mulai dari yang landai hingga yang terjal. Bung dan beberapa sobat tinggal pilih saja, akan mencoba naik gunung dengan ketinggian yang seberapa.

Selain mencar ilmu untuk bertahan hidup dengan persedian makanan yang seadanya. Mendaki gunung bisa bung jadikan sebagai ajang berkaca. Melihat keindahan alam luas, dan menilai mitra yang bung punya. 

Pergi ke Daerah Ekstrem untuk Menantang Adrenalin

Menjalani sebuah pertemanan antar kaum adam Jalani Bromance Yang Tak Lekang Waktu

Bukan laki-laki namanya, kalau tak suka tantangan. Begitu beberapa orang menggambarkan kaum adam. Maka atas nama kebersamaan dan kejantanan, tak ada salahnya jikalau kali ini, bung pergi mengajak sobat berkunjung ke tempat-tempat menantang. Jajaki wisata yang mempunyai lokasi seram, berkunjung ke wilayah yang belum banyak dikenal. Sampai melaksanakan hal-hal lain yang diluar kebiasaan.

Lepaskan segala ketakutan, kalahkan semua kebimbangan dan buatlah sesuatu yang layak dikenang bersama-sama. Torehkan kisah perihal keberanian, yang beberapa tahun ke depan akan jadi sesuatu yang layak dikenang oleh bung dan kawan.

Touring Bersama dengan Roda Dua yang Garang di Jalan

Dari semua aktivitas yang bisa dilakukan bersama dengan teman, yang satu ini boleh dibilang jadi yang selalu berkesan. Sesekali, bung perlu untuk melaksanakan perjalanan bergerombol dengan kuda besi kesayangan. Menjajaki aspal hitam dengan aneka macam macam tantangan. Tapi sebelum itu dilakukan, bung perlu kendaraan yang nyaman di sepanjang perjalanan.

Untuk itu, kami sarankan, cobalah nengok kuda besi Suzuki GSX150 Bandit yang pas untuk touring. Dari bentuk joknya saja, bung sudah bisa melihat jikalau roda dua yang satu ini memang dirancang secara khusus untuk perjalanan panjang macam touring yang bung ingin lakukan.

Menjalani sebuah pertemanan antar kaum adam Jalani Bromance Yang Tak Lekang Waktu

Tapi bung tak hanya akan dipuaskan dengan bentuk jok lebar dan panjangnya saja, alasannya ialah sepeda motor ini dilengkapi dengan mesin yang cukup mumpuni. Yap, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Dengan kata lain, motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.

Dengan bekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) berkapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. GSX150 Bandit dipercaya bisa menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan berpengaruh melalui transmisi 6 percepatan.

Bahkan nih bung, kemampuan ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya. Dengan kombinasi dapur pacu macam ini dijamin, nyaman untuk dipakai sebagai kendaraan harian. Disamping itu, selain menerapkan desain yang menarik, Suzuki GSX150 Bandit ini juga mempunyai lampu depan yang sudah bertipe LED. Kaprikornus selain bergairah di jalanan, bung juga akan jadi sentra perhatian sepanjang perjalanan karen bentuk dan desainnya yang elegan.