Erick Thohir Menjual Saham Klub Raksasa Serie A, Dengan Status Tetap Aktif Jadi Presiden La Beneamata

Sudah enam tahun semenjak Erick Thohir membeli Inter dari Massimo Moratti pada Oktober 2013 silam, semenjak ketika itu ia pun sudah menjabat sebagai Presiden dari Inter Milan. Namun baru-baru ini, Thohir dikabarkan akan menjual 30 persen saham miliknya kepada perusahaan Hong Kong dengan nilai 2,4 triliun rupiah. Meskipun ia menjual tetapi ia tetap aktif menjadi presiden La Beneamata.

Dengen melego hingga ke angka 150 juta euro atau 2,4 triliun rupiah, menciptakan Inter bakal terbebas dari Financial Fair Play apabila ada investasi besar yang masuk. Membuat raksasa Serie A ini mempunyai kebebasan mendapat pemain anyar.

Dilansir dari La Gazzettta Dello Sport, perusahaan asal Hong Kong tersebut yakni Suning Group. Dengan janji tersebut menciptakan perusahaan Hong Kong sanggup berinvestasi dalam jumlah besar di Inter, salah satunya dengan memperkuat skuat dengan menggaet pemain baru.

Sebelumnya pada November tahun lalu, Thohir telah resmi membeli klub League One Liga Inggris, yakni Oxford United dengan bermitra dengan beberaaa pengusaha Indonesia. Salah satu pengusaha yang menjadi mitranya yakni Anindya Bakrie, kawan Thohir dalam bisnis media Indonesia. Bahkan ia mengajak pengusaha lain untuk sama-sama membeli Oxford united, yaitu pengusaha asal Thailand Sumrith Thanakarnjanasuth yang menjabat Chairman Oxford United.