6 Penyakit Akibat Stres Berlebihan yang Sering Disepelekan

Siapa bilang jika stres hanya akan mempengaruhi perasaan dan emosi seseorang saja. Ternyata stres juga bisa menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat. Saat stres tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang dapat menurunkan daya ingat kekebalan tubuh dan kekuatan tulang.

Tak hanya itu saja, ini dia beberapa penyakit akibat stres berlebihan yang sering disepelekan.

  1. Sakit Kepala

Salah satu jenis penyakit akibat stres berlebihan yang paling sering terjadi adalah sakit kepala. Sebenarnya rasa sakit kepala bisa disebabkan oleh banyak hal. Tak hanya dari banyaknya beban pikiran dan pekerjaan yang sedang diterima. Namun stres juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Saat stres berlebihan otak tidak akan mendapatkan suplai darah yang cukup. Kekurangan suplai darah ke dalam otak mampu membuat kadar oksigen di otak menjadi menurun. Hal inilah yang mampu menjadi salah satu penyebab sakit kepala yang sering dirasakan banyak orang.

  1. Diabetes

Selain sakit kepala stres berlebihan juga bisa memicu terjadinya penyakit diabetes. Hal ini disebabkan karena hormon kortisol dampak sangat merusak. Salah satunya membuat tubuh menjadi kehilangan kendali atas gula darah. Kehilangan kendali inilah yang mampu meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.

Tak hanya itu saja, kebiasaan melawan stres dengan cara mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok yang berlebihan juga ikut meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes pada seseorang. Selain itu kurang berolahraga karena terlalu banyak bekerja juga ikut memainkan peran yang penting.

  1. Masalah Pencernaan

Tanpa disadari ternyata kondisi stres juga bisa mengaktifkan respons fight or flight pada tubuh seseorang. Hal inilah yang menentukan apakah orang tersebut akan lari atau menghadapi suatu masalah yang sedang dihadapi dalam hidupnya.

Saat respons ini aktif, maka fungsi pencernaan yang dikendalikan oleh sistem saraf enterik bisa mati sesaat. Hal ini disebabkan karena tertutupnya aliran darah. Berhentinya fungsi tersebut juga akan menyebabkan kontraksi otot-otot pencernaan dan gangguan proses ekskresi.

Stres yang berlebihan dan terlalu parah pada akhirnya akan menyebabkan radang gastrointestinal. Sistem tersebut akan menghubungkan organ lambung dan usus pada organ tubuh manusia.

  1. Penyakit Jantung

Memang masih dibutuhkan penelitian jika stres bisa menyebabkan penyakit jantung. Namun stres sendiri mampu memberikan kemungkinan meningkatnya faktor penyebab penyakit jantung. Misalnya saja tekanan darah dan kolesterol yang meningkat. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol juga ikut meningkatkan potensi serangan jantung.

  1. Penyakit Mata

Banyak yang tidak mengetahui jika stres berlebihan juga bisa menjadi salah satu pemicu terjadinya penyakit mata. Hal ini disebabkan karena hormon kortisol akan membuat kemampuan penglihatan menjadi menurun. Jika hal ini terjadi maka peredaran darah ke mata dan otak menjadi terganggu.

Selain itu penyakit mata seperti glaukoma juga bisa terjadi. Penyakit ini menyebabkan bulat hijau pada mata yang disebabkan karena tekanan dalam mata yang terlalu tinggi. Tekan ini disebabkan karena cairan bening kornea dan lensa mata yang tertahan. Pada beberapa kasus kondisi ini bisa menyebabkan kebutaan.

  1. Susah Berkonsentrasi

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika stres bisa menyebabkan penyakit mental. Jika terlalu banyak hormon stres akan membuat seseorang menjadi sulit fokus dan berkonsentrasi. Jadi Anda perlu berlatih untuk tetap tenang dan menemukan fokus Anda kembali.

Itu dia beberapa penyakit akibat stres berlebih yang sering disepelekan dan jarang diketahui. Tak hanya bisa menyebabkan depresi dan gangguan kejiwaan saja. Ternyata stres berlebih juga bisa menyebabkan beberapa masalah pada tubuh. Jadi ada baiknya untuk selalu mengelola stres agar terhindar dari beberapa masalah di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *